Minggu, 29 April 2012

“Histeria” Super Junior

“Ooooppaaaaaa…sarangheyoooooo……..,” demikian teriakan ribuan penggemar boyband asal Korea Selatan Super Junior atau SuJu yang menyaksikan konser Super Show 4 di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu malam.

Sepanjang pertunjukkan mereka menjerit sambil mengacungkan “light stick” warna biru safir yang harganya sekitar Rp250.000 per batang dan meneriakkan nama-nama personel kelompok yang kini beranggotakan 11 penyanyi itu.

Kadang mereka ikut bernyanyi dan menggoyangkan badan saat band bentukan Lee Soo Man, pendiri SM Entertainment di Korea Selatan, itu mendendangkan lagu-lagu hitsnya.
Sejak awal hampir seluruh penonton yang memenuhi ruang konser berlantai tiga itu seperti terbius petunjukkan penyanyi-penyanyi muda Korea tersebut.

Mereka sudah berteriak histeris saat lagu berjudul “Song For You” mengalun mengiringi video klip pembuka konser yang menggambarkan para anggota SuJu berenang dalam air.

Pukul 20.00 WIB, siraman cahaya aneka warna yang memukau sebagian besar penonton, lalu Leeteuk, Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kyuhyun muncul sebagai siluet berlatar merah.

Dan begitu cahaya terang menyinari panggung, kesembilan personel SuJu itu langsung melantunkan lagu berirama rancak dari album “Mr Simple” (2011) yang berjudul “Superman.”

Mereka bernyanyi,”Bam Bam Bam Bam….” dan penonton yang kebanyakan anak-anak dan remaja putri langsung berteriak, menjerit dan kemudian bernyanyi bersama mereka.

Beberapa kali lingkaran air mancur muncul mengepung anak-anak muda itu bernyanyi sambil bergerak lincah ke sana kemari.

Selanjutnya boyband yang mengeluarkan album pertama mereka, “Twins”, tahun 2005 itu mendendangkan lagu berjudul “Opera” dan “A Man in Love”.

Tiga lagu pertama mereka nyanyikan berturut-turut.

Lalu video klip kembali diputar, kali ini terlihat gambar mereka berterbangan di udara. Dan tiba-tiba mereka sudah kembali lagi ke panggung dengan kostum yang berbeda sambil meneriakkan sapaan, “Apakabar Indonesiaaaa….”

Lagu “Bonamana” pun kemudian mengalun. Mereka menyanyi sambil menari dan berlarian di panggung, mendekati semua penonton, termasuk yang ada di kelas festival yang sulit melihat langsung aksi mereka dengan jelas di atas panggung.

Usai lagu itu mereka mengucapkan terima kasih kepada penonton konser.

“Haturnuhun, kami mencintai kaliaaan….,” kata Shindong.

Siwon pun ikut membuat kegembiraan penonton meluap dalam jeritan dengan mengucapkan,”Apa kabar semua, warna kalian indah dan kalian sangat berkilau, membuat suasana di sini menyenangkan…”

Hampir sepanjang pertunjukkan, mereka berusaha menyelipkan kata-kata dalam Bahasa Indonesia untuk menyenangkan fans seperti “apa kabar”, “terima kasih”, dan “saya cinta kalian semua.”

Bahkan Shindong secara khusus menari solo diiringi lagu “Cinta Jangan Kau Pergi”, lagu Ryan Kyoto yang dipopulerkan oleh Sheila Madjid dan dinyanyikan kembali oleh Vidi Aldiano.

Selama pertunjukkan mereka juga berusaha menyapa seluruh penonton yang hadir dengan berlarian mendekati penonton dengan tiket berharga paling tinggi dan sedang yang duduk, juga penonton dengan tiket kelas festival yang hanya bisa berdiri sambil menatap dari kejauhan.

Secara bergiliran, anggota SuJu satu per satu naik ke panggung kecil yang bergerak ke atas dan memutar untuk menyapa penonton yang ada di lantai dua dan tiga, membuat penonton secara berjamaah menjerit.

Sebuah paket khusus
Konser pertama SuJu di Indonesia yang bertajuk “Super Show 4″ seperti sebuah paket khusus berisi pertunjukan lengkap yang didedikasikan bagi para penonton.

Para penonton tidak hanya bisa menyaksikan mereka berdendang dan menari, tapi juga bermain musik dalam panggung yang dibuat elok dan dinamis dengan dukungan keahlian teknologi, penataan cahaya dan tampilan multimedia.

Para personel SuJu pun terlihat berusaha memberikan penampilan terbaik seperti yang mereka janjikan untuk membalas antusiasme penggemar mereka di Indonesia.

Mereka tidak hanya bernyanyi berkelompok, tapi juga bernyanyi solo sambil menunjukkan kebolehan memainkan instrumen musik.

Kyuhyun bernyanyi solo sambil bermain piano, lantas memainkan harmonika, membuat penonton mengikuti apa yang dia bilang dan terus meneriakkan namanya selama dia berada di panggung.

Leeteuk juga menunjukkan keahliannya bermain piano sambil mendendangkan sebuah lagu, lalu meniup saxophone, lalu menyanyikan sebuah lagu lagi sambil membagikan bunga mawar merah kepada para penonton.
“Kami sangat berterimakasih kepada seluruh penggemar di sini, kami akan membalasnya dengan memberikan penampilan terbaik,” kata Leeteuk sebelum konser.
Saat konser pun Eunhyuk mengatakan,”Kami ingin memberikan yang spesial buat kalian.”

Mereka menyukainya

Fenny (26), yang sudah datang sejak sore untuk menyaksikan konser SuJu bersama adiknya, mengaku puas dengan pertunjukkan boyband favoritnya.

“Puas banget. Aku sudah nonton konser kemarin dan hari ini. Dan mereka sudah kasih yang terbaik buat fans yang menunggu lama untuk melihat konser ini,” katanya.

Konser Super Show, kata dia, selalu dilakukan dengan konsep panggung yang menarik dan spektakuler.
“Mereka tidak hanya menyanyi dan menari, tapi menampilkan aksi panggung yang keren dengan memanfaatkan teknologi. Seperti tadi, ada efek air mancur dan laser api. Tidak percuma aku beli tiket Rp1,7 juta hari pertama dan kedua ini,” katanya.

Dia juga mengagumi konsep pembentukan boyband SuJu, yang semula terinspirasi grup musik putri dari Jepang, Morning Musume, yang melakukan regenerasi dengan memasukkan penyanyi-penyanyi terpilih baru.

“Setiap personel dalam kelompok itu saling melengkapi. Aku juga kagum dengan kerja keras mereka untuk menjadi idola,” kata anggota kelompok penggemar SuJu yang disebut Ever Lasting Friend atau ELF itu.

“Mereka juga tidak pernah lipsync,” tambah perempuan yang sejak empat tahun lalu jadi anggota ELF itu.

Penggemar SuJu lainnya, Nisma yang berusia 20-an tahun, juga sangat menikmati konser yang berakhir pukul 23.17 WIB itu.

Gadis berkerudung biru yang mengenakan kaus biru dengan tulisan Super Junior dan pin bergambar salah satu personel SuJu itu ikut berteriak dan beberapa kali ikut bernyanyi bersama penonton lain.

Dia sangat suka lagu “Sorry, Sorry”, “Answer”, “Don`t Don” dan “Miracle.” Dia juga hafal nama-nama personel SuJu, lagu dan album mereka, serta kabar terkini tentang kelompok vokal itu.
“Aku suka SuJu karena mereka nggak main-main dalam bermusik. Suara oke. Nari pinter. Dan mereka berhasil karena melalui masa pelatihan yang panjang. Saya terutama sangat suka Leeteuk, menurutku dia pemimpin yang berhasil banget,” katanya.

Menurut Fenny, konser SuJu kali ini menunjukkan bagaimana pelaku industri musik Korea Selatan telah mengelola bisnis dengan sangat baik dan mendapatkan banyak keuntungan dari sana.

“Mereka sangat serius, punya konsep yang sangat bagus. Seharusnya pelaku industri musik di Indonesia bisa mencontoh mereka, bukan hanya latah membuat boyband-boyband baru tanpa konsep dan persiapan yang bagus,” katanya.

Penampilan prima personel SuJu selama konser juga menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bermodal wajah kinclong tapi juga keahlian untuk menghibur yang diperoleh melalui proses pelatihan panjang. Perjalanan mereka untuk menjadi idola tak sederhana seperti judul album dan lagu hits mereka, “Mr Simple.”


Credit : AntaraNews
Posted by minozone.blogspot.com



Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Welcome ^^

 

My Zone :) Design by Insight © 2009