Selasa, 14 Februari 2012

Trik = Promosi Penjualan Album

Telah dibahas sebelumnya mengenai status twitter Leeteuk yang berbunyi “Kami Tidak Memiliki Trik”

Dari artikel yang bersangkutan, saya ingin menjelaskan maksud dari Trik yang diungkapkan Leeteuk.

Status-status Leeteuk yang menjadi permasalahan merupakan kutipan yang diambilnya dari sebuah artikel yang ditulis oleh sebuah MEDIA KOREA. (ORIGINAL ARTICLE )

Ada sebuah artikel yang menjadi topik utamanya adalah kesuksesan Super Junior di Jepang. Artikel itu mengatakan bahwa bintang K-pop bisa dengan mudah menduduki peringkat 1 di Oricon Chart belakangan ini. Itu semua terjadi karena mereka melakukan promosi penjualan. Membuat sebuah undangan untuk bisa pergi ke acara seperti showcase, fan signing, dan event besar dimana undangan tersebut dimasukan secara acak ke dalam album. Fans Jepang normalnya membeli 5 – 10 album untuk mendapatkan undangan itu. Seorang perwakilan dari label rekaman di Jepang mengatakan “jika mereka tidak melakukan hal seperti itu, mereka tidak akan bisa menjadi nomor satu di Oricon Chart. Jumlah album meningkat 3 – 4 kali lipat ketika ada promosi. Jadi kami harus mengakui fakta itu.” Artikel itu mengatakan Super Junior berbeda dengan mereka yang menggunakan promosi penjualan. “Ada sebuah grup dengan bangganya bisa menduduki nomor 1 di Oricon Chart tanpa menggunakan trik. Itu adalah Super Junior. Super Junior menduduki nomor 1 di Oricon Daily Chart pada 10 Desember saat mereka merilis “Mr. Simple” versi Jepang pada 7 Desember tahun lalu. Super Junior mendatangkan 80,000 penonton ke konser mereka yang telah digelar di Kyocera Dome Osaka, Jepang. Mereka diperkirakan akan membawa 100.000 ribu orang pada bulan Mei tanggal 12 dan 13 di Tokyo Dome. Seorang perwakilan berkata, “Industri Jepang dibuat kagum oleh Super Junior. Super Junior adalah satu-satunya grup yang menjadi nomor satu di Oricon Chart tanpa menggunakan trik. Sebuah perusahaan manajemen besar, Johnny’s yang menjadi manajemen dari artis pria papan atas di Jepang tidak bisa menghentikan mereka.”"

Trik yang dimaksudkan disini adalah promosi penjualan, makannya saya kasih tanda tebal dan warna biru pada kalimat yang menunjukan trik ini. Dan memang kenyataannya seperti itu bukan? Super Junior tidak pernah memiliki (atau mungkin tidak diberikan?) kesempatan untuk promosi album disana, bahkan MV pun mereka tidak dibuatkan oleh manajemennya. ==’
Dan menurut pendapat saya status-status Leeteuk tersebut tidak bermaksud ‘sombong’ dengan prestasinya di Jepang. Dia hanya merasa bangga. Namun banyak orang yang berpikiran negatif padanya. :(

————



Eng Translated and edited by Minnie @ SUJUISM.BLOGSPOT.COM
Ind Trans & Posted by minozone.blogspot.com



Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Welcome ^^

 

My Zone :) Design by Insight © 2009